[ruangkosong.net] Setiap tanggal 11 Mei, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki momen istimewa untuk memperingati hari jadinya salah satu korps paling vital: Polisi Militer TNI (POM TNI). Tahun 2026, peringatan Hari POM TNI ini menjadi sangat relevan di tengah upaya TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan penegakan hukum di lingkungan internal maupun eksternal. Momentum ini menjadi ajang refleksi atas peran krusial POM TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga wibawa dan kehormatan institusi militer di mata publik .
Sejarah Panjang di Balik 11 Mei
Hari POM TNI memiliki akar sejarah yang dalam, bermula dari kebutuhan akan adanya kepolisian militer sejak masa awal kemerdekaan. Cikal bakal Polisi Militer dimulai pada 20 Maret 1948, ketika Wakil Presiden/ Menteri Pertahanan AD Interim mengeluarkan penetapan Nomor A/113/1948 tentang penghapusan beberapa badan Kepolisian Tentara. Sebagai penggantinya, dibentuklah Corps Polisi Militer (CPM) dengan Komandan Sementara adalah Kepala Staf Angkatan Perang, Komodor Udara Suryadarma .
Namun, tanggal 11 Mei sendiri baru ditetapkan sebagai Hari POM TNI beberapa dekade kemudian, merujuk pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor KEP/1/III/2004 yang ditandatangani oleh Panglima TNI saat itu, Jenderal Endriartono Sutarto . SK penting ini meresmikan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dan melakukan restrukturisasi besar-besaran, termasuk mengubahnya menjadi Polisi Militer Angkatan Darat serta membubarkan Dinas Provost TNI AU untuk membentuk Polisi Militer Angkatan Udara .
Pada tahun 2015, Panglima TNI Jenderal Moeldoko kembali mengatur ulang susunan satuan POM. Susunan yang semula adalah Staf Khusus POM TNI berubah menjadi POM TNI, sebuah langkah untuk meningkatkan ketertiban dan penegakan hukum di lingkungan TNI secara lebih efektif . Organisasi ini juga kemudian diatur lebih lanjut dalam Peraturan Presiden RI Nomor 62 Tahun 2016 .
Tema dan Logo: Mengawal Profesionalisme TNI
Memasuki tahun 2026, peringatan Hari POM TNI mengusung tema “POM TNI Siap Mewujudkan TNI PRIMA Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat” . Tema ini menjadi cerminan komitmen Polisi Militer untuk terus mendorong terwujudnya TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) .
Di tingkat satuan, terdapat juga semangat yang sama. Peringatan HUT ke-80 Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) yang digelar pada 20 Februari 2026 lalu mengusung tema “Dengan Jiwa Pengabdian dan Semangat Penegak Hukum yang Humanis, Polisi Militer Angkatan Laut Siap Mendukung TNI Angkatan Laut yang Adaptif, Profesional, dan Berdaya Saing Global” . Tema ini menekankan poin penting: menjadi polisi militer yang tegas namun tetap humanis, sesuatu yang sangat dijunjung oleh semboyan Pomal, “Wijna Wira Widhayaka” (Prajurit penegak aturan berwatak kesatria, arif dan bijaksana) .
Logo peringatan Hari POM TNI biasanya menampilkan atribut-atribut khas kepolisian militer yang telah disahkan dalam Panglima TNI/ Kapolri No. 3/III/2006. Elemen-elemen seperti tameng (perlindungan), petir (ketegasan), dan rantai (disiplin) sering menjadi bagian integral dari desain logo. Warna dasar gelap seperti biru tua atau hitam yang dipadukan dengan aksen emas melambangkan ketegasan, wibawa, dan nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh korps ini.
Tugas dan Fungsi Vital POM TNI
Polisi Militer TNI memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga eskalasi dan profesionalisme tentara. Secara garis besar, tugas POM TNI adalah membantu Panglima TNI dalam merumuskan kebijakan serta menyelenggarakan fungsi kepolisian militer yang meliputi penyidikan, pengamanan fisik, pengaturan lalu lintas dan angkutan militer, serta penegakan disiplin dan tata tertib prajurit .
Di tahun 2026, POM TNI semakin menunjukkan perannya yang aktif. Pada awal tahun, mereka menggelar Apel Gelar Personel dan Materiil untuk Operasi Penegakan Hukum dan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia . Operasi ini adalah upaya konkret untuk terus meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan profesionalisme prajurit TNI serta PNS di lingkungannya .
Tidak hanya terpaku pada urusan internal, Polisi Militer juga menjadi ujung tombak dalam mendukung penegakan hukum nasional. Komandan Pusat Polisi Militer TNI (Danpuspom TNI), Mayjen TNI Yusri Nuryanto, menyatakan kesiapannya untuk membantu aparat penegak hukum lainnya, seperti Bareskrim Polri, dalam menindak tegas anggota TNI yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan LPG dan BBM subsidi . Komitmen untuk “tanpa toleransi” ini menunjukkan bahwa institusi TNI sangat serius dalam menjaga marwahnya di mata masyarakat .
Cara Memperingati Hari POM TNI 2026
Meskipun Hari POM TNI tidak termasuk dalam hari libur nasional, masyarakat dan anggota TNI sendiri dapat memperingatinya dengan berbagai cara yang bermakna.
Pertama, tingkatkan apresiasi terhadap peran POM TNI. Masyarakat dapat memberikan dukungan moril kepada anggota POM TNI yang bertugas menjaga ketertiban di sekitar kita. Kedua, pelajari lebih dalam sejarah dan fungsi POM TNI. Pengetahuan ini akan menumbuhkan rasa hormat terhadap institusi yang menjaga profesionalisme tentara kita.
Ketiga, bagi anggota TNI aktif dan PNS di lingkungan TNI, momen ini bisa dijadikan introspeksi diri untuk semakin disiplin dan menjauhi pelanggaran. Keempat, ikuti unggahan dan kampanye media sosial dengan menyebarkan konten positif mengenai dedikasi POM TNI.
Kelima, jika Anda seorang pegiat sejarah militer, bagikan fakta-fakta menarik tentang perjalanan POM dari masa ke masa. Diskusi tentang transformasi POM TNI di media sosial bisa meningkatkan literasi sejarah bangsa di kalangan generasi muda.
Menjaga Wibawa TNI di Mata Rakyat
Hari POM TNI 2026 bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat akan pentingnya institusi “polisi bagi para prajurit”. Di tengah dinamika politik dan sosial yang kompleks, peran POM TNI sebagai filter dan penegak hukum di lingkungan militer menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.
Melalui tema “POM TNI Siap Mewujudkan TNI PRIMA Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat” [#citation:9], diharapkan korps ini terus bertransformasi menjadi lebih profesional, modern, dan humanis. Selamat Hari POM TNI 2026. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian tanpa henti dalam menjaga disiplin dan kehormatan prajurit, demi Indonesia yang lebih aman dan berdaulat. 🇮🇩





