Diskon hingga 80%, Ini Strategi Widiyanti Putri Wardhana Gempur Konsumsi Akhir Tahun Via Wisata Belanja

[ruangkosong.net] — Di tengah hiruk-pikuk libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah meluncurkan senjata andalan terbaru untuk menggempur kantong masyarakat: BINA Indonesia Great Sale 2025. Targetnya ambisius, mengeruk transaksi hingga Rp30 triliun dari lebih dari 400 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia dalam rentang waktu 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Gagasan yang diusung Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana ini lebih dari sekadar diskon. Ia membingkainya sebagai strategi “aktivasi” untuk mengintegrasikan sektor ritel dan pariwisata menjadi satu paket pengalaman yang sulit ditolak: wisata belanja terpadu.

“Wisata belanja adalah salah satu tema perjalanan yang sangat penting,” tegas Widiyanti, dalam peluncuran program di Mall Kota Kasablanka, Jakarta. Ia yakin, dengan diskon hingga 80% dan fasilitas pengembalian pajak (VAT refund) hingga 11% bagi wisatawan asing, program ini bisa menjadi katalis ekonomi yang efektif.

Mengapa “Wisata Belanja” Jadi Andalan?

Data-data yang diungkapkan Menpar Widiyanti dalam berbagai kesempatan menunjukkan betapa kuatnya korelasi antara belanja dan pariwisata di Indonesia.

  • 77% Wisatawan Domestik Termotivasi Belanja: Survei YouGov 2023 mengungkap fakta mengejutkan, hampir 77% wisatawan Indonesia melakukan perjalanan—baik ke luar maupun dalam negeri—dengan motivasi utama berbelanja.
  • Wisatawan Asing Boros di Indonesia: Rata-rata, setiap wisatawan mancanegara yang datang menghabiskan sekitar USD 1.259 per kunjungan. Kontribusi mereka terhadap devisa negara pada triwulan I-III 2025 mencapai USD 13.8 miliar.
  • Penyumbang Terbesar dari Malaysia: Tidak seperti dugaan banyak orang, justru turis Malaysia yang menjadi penyumbang kunjungan wisatawan asing terbesar ke Indonesia, dengan proporsi mencapai 17%. Mereka dikenal memiliki hobi berbelanja produk lokal seperti kopi, parfum, dan kue khas saat berkunjung.

“Belanja adalah motivasi wisata yang sangat penting,” tandas Widiyanti. Ia melihat momentum libur akhir tahun sebagai waktu yang tepat untuk mengubah kebiasaan belanja biasa menjadi sebuah perjalanan wisata yang berkesan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Strategi di Balik Diskon Besar-besaran

Program BINA Indonesia Great Sale 2025 bukanlah kegiatan sporadis. Ini adalah realisasi dari gerakan nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO). Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan lebih dari 380 perusahaan, 80.000 gerai, dan 800 merek.

Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang turut mendukung penuh, menekankan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar PDB Indonesia (53,14% per kuartal III-2025). “BINA IGS menjadi momentum strategis untuk menjaga dan memperkuat konsumsi akhir tahun,” ujarnya.

Agar dampaknya terasa merata, program ini didesain dengan tema lokal di berbagai daerah:

  • Jakarta Festive Wonder di Ibu Kota
  • Bali Nusra Great Sale di wilayah Bali dan Nusa Tenggara
  • Surabaya Holiday Super Sale di Jawa Timur

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, berharap gelaran serentak ini dapat meningkatkan penjualan merek-merek lokal di pasar domestik.

Dari Diskon ke Devisa: Memperpanjang “Masa Tinggal” Wisatawan

Strategi utama yang digaungkan Widiyanti Putri Wardhana adalah konsep “aktivasi” dan “tax refund”. Bagi Menpar, ini bukan sekadar insentif uang kembali, melainkan strategi jitu untuk membuat wisatawan tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak.

“Dengan tax refund, belanja menjadi bagian dari pengalaman wisata, produk lokal naik kelas, dan daya saing destinasi meningkat. Pajaknya dikembalikan, tetapi nilai ekonomi pariwisata justru bertambah,” papar Widiyanti dengan semangat.

Untuk memperkuat paket “wisata belanja”, Kementerian Pariwisata telah menggandeng 23 mitra industri, termasuk online travel agent, untuk menyusun setidaknya 65 paket wisata menarik yang memadukan kunjungan destinasi dengan pengalaman belanja.

Target Rp30 Triliun dan Ajakan Khusus untuk Para Ibu

Di pundak program ini, terdapat target transaksi raksasa sebesar Rp30 triliun. Sebuah angka yang, jika tercapai, akan menjadi suntikan positif bagi perekonomian nasional di penutup tahun.

Dalam ajakannya, Widiyanti Putri Wardhana secara khusus menyasar para ibu. “Ibu-ibu selalu tahu mana produk yang bagus, mana yang bernilai, dan mana yang bisa membawa kebahagiaan bagi keluarganya,” ujarnya sambil tersenyum. Ia mengajak para ibu untuk memanfaatkan momen Great Sale ini, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga untuk menjadikannya sebagai bagian dari wisata akhir tahun.

Dengan kolaborasi masif, strategi integrasi yang matang, dan diskon yang menggiurkan, BINA Indonesia Great Sale 2025 berusaha membuktikan bahwa “wisata belanja” bukanlah konsep sampingan. Ia adalah strategi utama untuk memompa konsumsi, mendongkrak penerimaan negara, dan sekaligus memanjakan masyarakat di momen liburan. Kini, tinggal menunggu tanggapan dompet masyarakat terhadap ajakan Menpar Widiyanti ini: “Mari belanja di Indonesia aja!”.

FAQ: BINA Indonesia Great Sale 2025

  • Siapa yang meluncurkan program ini?
    Program ini merupakan inisiatif gerakan nasional BINA, dipimpin Kementerian Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan didukung penuh oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, HIPPINDO, dan APPBI.
  • Berapa target transaksi program ini?
    Pemerintah menargetkan total transaksi sebesar Rp30 triliun dari seluruh partisipan selama periode promo berlangsung.
  • Apa keuntungan untuk wisatawan asing (wisman)?
    Selain diskon yang berlaku umum, wisatawan mancanegara berhak mendapatkan fasilitas pengembalian PPN (VAT Refund) hingga 11% dengan menunjukkan paspor.
  • Di mana saja program ini berlangsung?
    Program berlangsung secara nasional di lebih dari 412 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi. Setiap daerah memiliki tema lokalnya sendiri, seperti Jakarta Festive Wonder atau Bali Nusra Great Sale.
ruangkosong
ruangkosong
Articles: 158

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *