Belum tahu apa itu UI/UX Design? Baca dulu panduan lengkap kami: Apa Itu UI/UX Design? Panduan Karir Lengkap untuk Pemula yang Ingin Masuk Industri Teknologi
[ruangkosong.net] Kamu sudah mantap mau belajar UI/UX Design, sudah tahu harus mulai dari mana — tapi tiba-tiba bingung ketika semua orang memberi saran berbeda: ada yang bilang Figma, ada yang keras kepala dengan Adobe XD, ada juga yang sumpah mati sama Sketch. Mana yang harus dipilih?
Tenang. Kebingungan ini sangat wajar — dan artikel ini hadir tepat untuk itu. Kita akan bedah tuntas perbandingan Figma vs Adobe XD vs Sketch dari sudut pandang yang paling relevan untuk kamu: pemula yang ingin belajar UI/UX Design di Indonesia tahun 2026, dengan atau tanpa pengalaman desain sebelumnya.
Kenapa Pilihan Tools Itu Penting Sejak Awal?
Belajar desain bukan hanya soal estetika — ini soal workflow. Tools yang kamu kuasai sejak awal akan membentuk cara berpikirmu, cara kamu berkolaborasi dengan tim, dan cara kamu dipersepsi rekruter ketika melamar kerja.
Di tahun 2026, tim desain modern menginginkan sesuatu yang berbeda. Mereka mengharapkan kolaborasi real-time, sistem komponen yang andal, dan proses prototyping yang lebih mulus. Dan pilihan tools-mu akan menentukan apakah kamu bisa memenuhi ekspektasi itu atau tidak.
Sekilas Profil Ketiga Tools

Figma — Si Raja Kolaborasi
Figma adalah tools desain berbasis cloud (browser) yang diluncurkan pada 2016 dan kini mendominasi industri secara global. Tidak perlu install apapun — cukup buka browser, login, langsung desain. Gratis untuk individual.
Adobe XD — Pilihan Ekosistem Adobe
Adobe XD adalah tools dari Adobe yang terintegrasi rapi dengan Photoshop, Illustrator, dan After Effects. Cocok untuk tim yang sudah hidup dalam ekosistem Adobe. Namun perlu diketahui: sejak 2022, pengembangan Adobe XD mulai melambat dan inovasinya stagnan karena perhatian Adobe dialihkan ke aset lain dalam ekosistem desain mereka.
Sketch — Veteran yang Setia untuk Mac
Sketch adalah tools desain yang pernah menjadi standar industri sebelum Figma muncul. Sebelum munculnya Figma, Sketch adalah tools paling populer di kalangan UI/UX designer, terutama bagi pengguna Mac. Namun kini popularitasnya jauh menurun — dan satu hambatan besar: hanya tersedia untuk macOS.
Perbandingan Lengkap: Figma vs Adobe XD vs Sketch

| Aspek | Figma | Adobe XD | Sketch |
|---|---|---|---|
| Platform | Browser / Desktop (Mac, Windows, Linux) | Mac & Windows | Mac only |
| Kolaborasi Real-time | ✅ Terbaik di kelasnya | ✅ Tersedia | ❌ Terbatas |
| Harga | Gratis (plan dasar) | Gratis / Rp350rb/bln | $12/bln (tidak ada versi gratis) |
| Prototyping | ✅ Lengkap & intuitif | ✅ Kuat (animasi halus) | ✅ Tersedia |
| Plugin & Ekosistem | ✅ Sangat besar | ⚠️ Komunitas melambat | ✅ Banyak (khusus Mac) |
| Cocok untuk Pemula | ✅ Sangat cocok | ✅ Cocok | ⚠️ Kurang cocok |
| Penggunaan di Indonesia | ✅ Dominan | ⚠️ Menurun | ❌ Sangat jarang |
| AI Features (2026) | ✅ Sudah tersedia | ⚠️ Terbatas | ❌ Minimal |
| Update Aktif | ✅ Sangat aktif | ⚠️ Melambat | ✅ Aktif (khusus Mac) |
Pembahasan Detail Per Kategori

1. Kolaborasi Tim
Ini area di mana Figma tidak tertandingi. Figma unggul dalam fitur kolaborasi, memungkinkan tim bekerja bersama secara real-time tanpa memandang lokasi fisik — hal yang krusial untuk siklus umpan balik yang cepat dan prototyping yang gesit.
Bayangkan Google Docs, tapi untuk desain. Beberapa orang bisa mengedit file yang sama secara bersamaan, melihat kursor masing-masing, dan langsung memberikan komentar pada elemen tertentu. Ini sangat mengubah cara tim bekerja.
Adobe XD juga mendukung kolaborasi, tapi pengalamannya tidak semulus Figma. Sketch jauh di belakang — sistem berbasis file lokalnya membuat kolaborasi real-time menjadi repot.
Pemenang: Figma 🏆
2. Kemudahan untuk Pemula
Jika kamu membutuhkan fleksibilitas penuh di berbagai OS, Figma dan Adobe XD adalah solusi terbaik. Untuk pemula di Indonesia khususnya, Figma jauh lebih unggul karena:
- Tidak perlu install — langsung buka di browser
- Tutorial bahasa Indonesia sangat banyak tersedia di YouTube
- Komunitas pengguna Indonesia sangat aktif dan ramah pemula
- Antarmukanya yang intuitif dan fitur auto-save meminimalisir kehilangan data serta memudahkan akses dari perangkat mana pun.
Adobe XD cukup ramah pemula, terutama jika kamu sudah familiar dengan produk Adobe lainnya. Sketch kurang direkomendasikan untuk pemula karena berbayar penuh, hanya Mac, dan komunitasnya di Indonesia sangat kecil.
Pemenang: Figma 🏆
3. Fitur Prototyping
Prototyping adalah kemampuan membuat simulasi interaktif dari desain — klik tombol ini lalu pindah ke halaman ini, scroll ke bawah lalu muncul animasi ini. Ini fitur inti yang wajib dikuasai seorang UI/UX Designer.
Adobe XD bersinar dengan fitur auto-animation-nya, membuat transisi antar layar terasa sangat mulus. Namun Figma juga mengesankan dengan komponen interaktifnya.
Secara keseluruhan, Figma dan Adobe XD setara dalam prototyping. Figma lebih unggul dalam kemudahan penggunaan; Adobe XD lebih unggul dalam animasi kompleks.
Pemenang: Seri (Figma & Adobe XD)
4. Harga — Penting untuk Pemula dengan Budget Terbatas

Ini faktor penting, terutama untuk pelajar dan pemula:
- Figma: Gratis selamanya untuk penggunaan personal. Plan berbayar mulai dari $12/bulan untuk fitur tim lanjutan.
- Adobe XD: Ada versi gratis terbatas. Untuk fitur penuh, harus berlangganan Adobe Creative Cloud (~Rp350.000+/bulan).
- Sketch: Tidak ada versi gratis. Minimum $9/bulan (billed annually), dan hanya bisa dipakai di Mac.
Untuk pemula Indonesia, pilihan sudah jelas.
Pemenang: Figma 🏆
5. Relevansi di Pasar Kerja Indonesia 2026

Ini yang paling penting: tools apa yang diminta rekruter dan perusahaan di Indonesia?
Jawabannya sangat jelas: Figma. Hampir semua lowongan UI/UX Designer di Indonesia tahun 2026 — baik di startup, korporasi, maupun agency — mencantumkan Figma sebagai keahlian utama yang dicari. Di tahun 2026, kesenjangan antara Figma dan tools lainnya sudah sangat besar. Figma adalah platform desain UI/UX paling komprehensif dan siap menghadapi masa depan yang tersedia saat ini.
Pemenang: Figma 🏆
Kapan Kamu Perlu Belajar Adobe XD atau Sketch?
Meski Figma jelas pemenangnya untuk pemula, ada kondisi tertentu di mana tools lain relevan:
Pelajari Adobe XD jika:
- Kamu sudah punya lisensi Adobe Creative Cloud dan sering pakai Photoshop/Illustrator
- Tim atau perusahaan tempatmu bekerja sudah menggunakannya
- Kamu mengerjakan proyek yang butuh animasi dan transisi kompleks
Pelajari Sketch jika:
- Kamu menggunakan Mac dan bergabung di perusahaan yang sudah pakai Sketch
- Kamu bekerja dengan klien internasional (beberapa perusahaan luar masih pakai Sketch)
Tapi untuk memulai dari nol? Figma adalah pilihan terbaik tanpa perdebatan.
Cara Mulai Belajar Figma Gratis Hari Ini

- Buka figma.com di browser
- Daftar akun gratis dengan email (bisa pakai email Google)
- Klik “New Design File” untuk membuat file pertama
- Cari tutorial “Belajar Figma dari Nol” di YouTube — banyak konten berkualitas dalam bahasa Indonesia
- Ikuti tantangan 30 hari: desain ulang satu layar aplikasi favoritmu setiap hari
Tidak ada alasan untuk menunda. Tools-nya gratis, koneksi internet sudah cukup, dan komunitas belajarnya sangat ramah pemula.
Figma Adalah Jawaban untuk Pemula Indonesia
Dari semua aspek yang kita bandingkan — kolaborasi, kemudahan penggunaan, harga, prototyping, hingga relevansi pasar kerja — Figma keluar sebagai pemenang yang tidak terbantahkan untuk konteks pemula Indonesia di tahun 2026.
Adobe XD tetap menjadi pilihan solid terutama untuk tim yang sangat bergantung pada produk Adobe, tapi Figma adalah investasi jangka panjang yang lebih kuat untuk sebagian besar profesional UI/UX di 2026.
Mulai dengan Figma. Kuasai Figma. Dan jika suatu hari kamu perlu belajar tools lain, fondasi yang kamu bangun di Figma akan membuat prosesnya jauh lebih mudah.
Sudah coba Figma? Bagikan pengalaman pertamamu di kolom komentar! Dan jika kamu masih bingung harus mulai dari fitur Figma yang mana, baca juga artikel kami berikutnya:
👉 Cara Membuat Portofolio UI/UX Design dari Nol — Panduan untuk Pemula Indonesia
Data harga dan fitur berdasarkan informasi resmi masing-masing platform per Mei 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu.





