The Aloon-Aloon Resmi Dibuka, Ikon Wisata Belanja Baru Kota Magelang

[ruangkosong.net, MAGELANG] – Satu lagi landmark untuk Wisata Belanja di Indonesia secara resmi lahir di jantung Jawa Tengah. The Aloon-Aloon, sebuah pusat gaya hidup setinggi 15 lantai, telah membuka pintunya. Proyek senilai Rp 210 miliar ini bukan sekadar mal. Ia adalah mahakarya kolaborasi antara PT Grha Karya Investama dan Pemerintah Kota Magelang, yang dihadirkan untuk menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus menulis babak baru bagi pariwisata kota ini.

Pada hari Jumat, 12 Desember 2025, The Aloon-Aloon menggelar soft launching di lokasi bersejarah: bekas Magelang Theater dan Tidar Theater. Lokasi ini sendiri dipilih bukan tanpa makna. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi milik pemerintah daerah dengan skema Bangun Guna Serah (BGS) selama 30 tahun. Artinya, setelah kontrak berakhir, kepemilikan dan pengelolaan gedung megah ini akan sepenuhnya dikembalikan kepada masyarakat Magelang.

Lebih dari Sekadar Mal: Satu Destinasi untuk Segala Kebutuhan

The Aloon-Aloon dirancang sebagai one-stop destination yang menyatukan berbagai elemen kehidupan kota dalam satu atap. Konsep ini diwujudkan dalam pembagian lantai yang multifungsi:

LantaiFungsi & FasilitasKeterangan
1 – 4Pusat Perbelanjaan, Kuliner & HiburanMal semi-outdoor dengan tenant nasional seperti Solaria, Gokana, dan yang paling dinanti: Cinema XXI.
5 – 12Hotel Bintang EmpatMasih dalam tahap pembangunan, ditargetkan beroperasi penuh nanti.
–Amphitheater & Area PublikMenghadap langsung ke Alun-alun Magelang untuk event komunitas.
–Ruang UMKM & Pelayanan PublikDisediakan untuk promosi produk lokal dan layanan pemerintah.
The aloon aloon Magelang night view Ruang Kosong

Target dan Dampak yang Diharapkan

Proyek ini digadang-gadang sebagai magnet baru pariwisata dan ekonomi Magelang. Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, dengan tegas menyatakan harapannya bahwa kehadiran The Aloon-Aloon akan mendongkrak kunjungan wisatawan, terutama pada momen libur akhir tahun (Nataru). Target pasarannya jelas: menjadikan Magelang sebagai destinasi yang lengkap, di mana wisatawan bisa menikmati alam dan sejarah, sekaligus merasakan kemodernan berbelanja dan berhibur.

Dampak ekonomi yang diharapkan pun konkret:

  • Penyerapan Tenaga Kerja: Wali Kota berpesan agar proyek ini memprioritaskan putra-putri daerah dalam perekrutan.
  • Peningkatan PAD: Aktivitas komersial di mal baru ini diharapkan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah.
  • Dukungan untuk UMKM: Pihak pengelola dan pemerintah berkomitmen menyediakan ruang bagi produk-produk asli Magelang untuk dipasarkan.
  • Revitalisasi Kawasan: Hadirnya mal dan hotel di pusat kota diharapkan dapat menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan sekitarnya.

Nostalgia dan Modernitas: Kembalinya “Gemerlap” Bioskop ke Magelang

Salah satu momen paling emosional dalam peluncuran The Aloon-Aloon adalah kehadiran Cinema XXI. Bagi warga Magelang, ini bukan sekadar bioskop baru, tapi pulangnya kenangan. David Sadeli, Direktur Cinema XXI, menyadari sepenuhnya bahwa mereka berdiri di atas tanah yang sama dengan Magelang Theater, sebuah ikon hiburan masa lalu yang menyimpan banyak cerita.

Kehadiran XXI dengan dua studio deluxe ini diyakini akan mengembalikan nuansa hiburan layar lebar yang telah lama vakum dan menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya.

Menuju Operasi Penuh dan Tantangan Kedepan

Meski sudah beroperasi, pembangunan The Aloon-Aloon belum sepenuhnya rampung. Direktur Utama The Aloon-Aloon, Ivan Indrawan Chandra, menargetkan seluruh konstruksi, termasuk hotel bintang empat di lantai atas, akan selesai 100% sebelum Juli 2026. Saat ini, sekitar 70% space tenant (30 gerai) telah terjual dan siap beroperasi.

Untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir yang saat ini berkapasitas 150 mobil, pengelola berencana mengimplementasikan teknologi carlift untuk memanfaatkan area parkir vertikal di lantai atas gedung.

💎

Hadirnya The Aloon-Aloon adalah bukti nyata dari gerakan nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA). Ia adalah wujud dari upaya mendorong wisata belanja sebagai penggerak ekonomi, sekaligus menciptakan ikon baru yang membanggakan di tingkat lokal.

Seperti disampaikan oleh Wali Kota Damar Prasetyono, kehadiran kompleks ini adalah wujud semangat baru Kota Magelang sebagai kota jasa yang modern, tanpa harus meninggalkan jati diri sebagai salah satu kota tertua di Indonesia. The Aloon-Aloon bukan cuma gedung; ia adalah janji untuk masa depan ekonomi yang lebih bergeliat dan destinasi pariwisata yang lebih berdaya saing.

Mulai Kapan Bisa Dikunjungi?
The Aloon-Aloon sudah dibuka untuk umum sejak 12 Desember 2025 dan akan terus berkembang hingga rampung penuh tahun 2026. Untuk pengalaman terbaik, kunjungan bisa direncanakan menjelang akhir pekan atau saat acara-acara spesial digelar di amphitheater yang menghadap ke alun-alun.

ruangkosong
ruangkosong
Articles: 158

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *