Penggemar DC Universe bersiap! Trailer perdana untuk Supergirl, film kedua setelah Superman dalam jagat film DC yang baru direboot, akan tiba pada Kamis, 11 Desember mendatang. Namun, sebuah teaser pendek yang sudah beredar telah membocorkan atmosfer film yang sarat dengan gaya Guardians of the Galaxy—sebuah kesan yang wajar mengingat sutradara Guardians, James Gunn, juga merupakan bos besar di DC Universe.
Dari cuplikan singkat itu, Supergirl yang akan tayang 26 Juni 2026 ini menjanjikan petualangan antariksa yang penuh aksi dan karakter yang tak biasa.
First Look: Milly Alcock sebagai Kara yang ‘Anti-Hero’?

Teaser berdurasi pendek itu menampilkan Milly Alcock (House of the Dragon) sebagai Kara Zor-El, sepupu Superman yang sebelumnya muncul sekilas di akhir film Superman (2025). Dalam adegan tersebut, Kara kembali ke Fortress of Solitude hanya untuk mengambil anjingnya, Krypto.
Yang langsung menarik perhatian adalah penampilan Kara. Diiringi lagu ikonik Blondie, “Call Me” dari era 80-an, Kara terlihat dalam kostum Supergirl lengkap dengan headphone yang sangat mirip dengan yang kerap dipakai Star-Lord (Chris Pratt) di Guardians of the Galaxy. Detail kecil ini langsung memberi sinyal: film ini akan berbeda dari versi sebelumnya.
Cuplikan cepat juga menampilkan beberapa adegan misterius:
- Sebuah prosesi pemakaman alien yang megah.
- Supergirl melesat terbang di antariksa.
- Adegan tegang dimana Kara dan seorang temannya dikepung oleh sejumlah senjata sci-fi dengan laser.
Jalan Cerita Gelap yang Terinspirasi Komik Terkenal
Berbeda dengan Superman yang lebih fokus pada Bumi dan sisi kemanusiaan Sang Pria Baja, Supergirl akan menjadi petualangan sci-fi yang sebagian besar berlatar di luar angkasa. Film ini dikabarkan banyak mengadopsi alur dari serial komik pujian tahun 2022, “Supergirl: Woman of Tomorrow” karya Tom King.
Dalam komik itu, Kara digambarkan sebagai pahlawan yang sinis dan penuh luka batin. Berbeda dengan Clark Kent yang dibawa ke Bumi saat masih bayi, Kara sudah remaja saat dievakuasi dari Krypton. Sebuah masalah dengan roketnya membuat perjalanannya tertunda, sehingga ketika akhirnya tiba di Bumi, sepupunya itu sudah jauh lebih tua darinya. Karena itu, Kara masih menyimpan kenangan nyata tentang Krypton—sesuatu yang tidak dimiliki Clark.
Dalam film, kita akan melihat Kara yang muram merayakan ulang tahun ke-21nya dengan mengunjungi planet-planet yang memiliki matahari merah, satu-satunya cara baginya untuk bisa mabuk. Namun, pesta antariksa itu berubah menjadi tragedi yang mendorongnya melakukan perjalanan balas dendam.
“Seorang pahlawan yang tak terduga, penuh luka, diambil dari rumahnya saat kecil, dan mungkin lebih tertarik membuat masalah daripada menjadi pahlawan sempurna?” — deskripsi itu bisa cocok untuk Peter Quill/Star-Lord, dan kini, untuk Kara Zor-El/Supergirl.
Ensemble Cast yang Solid
Selain Milly Alcock, film ini menampilkan deretan bintang papan atas:
- Matthias Schoenaerts sebagai Krem of the Yellow Hills.
- Eve Ridley sebagai Ruthye Marye Knoll.
- Jason Momoa yang kembali ke DCU, kali ini sebagai Lobo, sang bounty hunter intergalaksi yang brutal.
- David Krumholtz dan Emily Beecham akan memerankan orang tua Supergirl, Zor-El dan Alura, yang kemungkinan akan muncul dalam kilas balik.
Dengan campuran antara aksi antariksa, karakter yang kompleks, dan sentuhan musik retro ala James Gunn, Supergirl siap menghadirkan wajah baru bagi pahlawan wanita paling ikonik ini. Tunggu trailer lengkapnya besok!





